Website Resmi Desa Sidomulyo - Kecamatan Sidorejo
Rt 04 Rw 1 Dusun Gangging Desa Sidomulyo Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan
📧 desasidomulyo07@gmail.com   |   ☎️ 6285135964679   |   🏷️ Kode Pos: 63361
Potensi Desa
25 Agustus 2020
BUNGA MAWAR

Mawar adalah suatu jenis tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi Khusunya di kawasan kaki gunung lawu  yang berudara sejuk dan dingin .khususnya di desa sidomulyo yang kebanyakan petani mawar. 

Mawar merupakan salah satu potensi yang dimiliki Desa Sidomulyo, Kec. Sidorejo, Kab. Magetan. Salah satu pemilik lahan mawar di Desa Sidomulyo yaitu Ibu Shanti yang sudah mengelola mawar selama 5 tahun. Luas lahan yang dimiliki Ibu Sarti yaitu 4.760 m² dengan jenis mawar rosantana. Penanaman mawar yang dilakukan dengan cara stek pada patokan tanggal hijriah. Pupuk yang digunakan dalam penanaman mawar yaitu pupuk kandang dan pupuk bakar. Pada penanaman mawar menggunakan plastik penutup untuk mengurangi gulma dan mengefisiensi tenaga manusia. Hama yang ada di tumbuhan mawar yaitu oteng-oteng yang muncul pada malam hari dan bersembunyi di dalam tanah pada siang hari. Dalam menangani hama tersebut, dilakukan penyemprotan obat secara berkala dengan satu orang menyemprot bagian batang dan daun bunga mawar dan satu orang lagi menyemprot tanahnya.

Ibu Shanti sudah menjual bunga mawar hingga keluar daerah Magetan. Pengiriman penjualan bunga mawar hingga ke Madura, Ponorogo, Ngawi dan pada saat bulan Ramadhan dapat mengirim hingga ke Cepu, Wonogiri, Solo, dan Jogjakarta. Harga bunga mawar juga beragam tergantung situasi dan event tertentu. Harga bunga mawar dijual seharga 30.000-40.000/takar, pada saat kamis kliwon dijual seharga 75.000-100.000/takar, dan pada saat menjelang puasa sehaarga 250.000-400.000/takar.

Selain itu, mawar juga dapat menghasilkan produk yang bermanfaat seperti teh mawar, keripik mawar, sirup mawar, dan hand sanitizer dari mawar. Teh mawar dijual seharga 30.000/250 gram yang telah melewati uji lab untuk dikonsumsi. Selain teh mawar, juga diproduksi kripik mawar yang diambil dari kelopak besar bunga mawar. Bunga mawar juga dapat dibuat sirup yang dibuat dari kelopak-kelopak kecil bunga mawar dengan menambahkan gula hingga tingkat kekentalan tertentu. Selain itu, juga dapat dibuat hand sanitizer sebagai bentuk inovasi dalam menangani covid-19 yang dijual dengan harga 15.000. Produk-produk yang dihasilkan dari bunga mawar ini dijual pada platform digital seperti shopee, Instagram, dan Whatsapp dengan nama produk Swarga Loka. Bunga mawar ini juga telah bekerja sama dengan dengan dinas pertanian sebagai pemantauan pada bunga mawar.

 

Lihat Selengkapnya
29 Juli 2023
PETERNAKAN SAPI PERAH

Peternakan Sapi Perah Mulyo Abadi merupakan salah satu potensi wisata yang ada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Peternakan Sapi Perah Mulyo Abadi sudah berdiri sejak tahun 2018 yang dikelola oleh Ibu Karsinah selaku pemilik dan memiliki sekitar 16 ekor sapi perah. Setiap harinya, peternakan Mulyo Abadi dapat menghasilkan sekitar 8 liter susu dalam sekali memerah sapi. Peternakan Sapi Perah Mulyo Abadi telah bekerja sama dengan Perusahaan Frisian Flag terkait hasil susu yang diproduksi. Hasil susu tersebut akan disetorkan pada perusahaan setiap dua hari sekali dengan harga 7.500/liter. Seluruh sapi yang ada di Peternakan Sapi Perah Mulyo Abadi sudah diberikan vaksin dan telah mengikuti prosedur dalam security kandang yang ada. Dalam kerja sama dengan FFI (Frisian Flag Indonesia), peternak juga diberikan pelatihan setiap dua bulan sekali seperti cara memelihara sapi yang bagus, cara memberi pakan yang baik untuk meningkatkan pengetahuan peternak dalam mengelola sapi perah sehingga menghasilkan produksi susu yang bagus.

Pada pemberian makan, sapi diberikan makan rumput dua kali dalam sehari yaitu pada pagi hari pukul 06.00 dan sore hari pukul 16.00. Selain rumput, sapi juga diberikan silase yang merupakan pakan hijauan ternak yang diawetkan yang disimpan dalam kantong plastik yang kedap udara atau silo, drum, dan sudah terjadi proses fermentasi dalam keadaan tanpa udara atau anaerob. Dalam hal ini, menggunakan semacam jagung yang digiling lalu dimasukkan pada jumbo bag kemudian diinjak-injak hingga padat dan kedap udara dan menunggu sekitar 21 hari untuk dimakan. Untuk meningkatkan susu yang berkualitas, diberikan pakan rumput terlebih dahulu sebelum konsentrat lalu setelah itu diberikan rumput kembali setelah konsentrat.

Dalam meningkatkan ramah lingkungan, hasil limbah sapi perah dijadikan pupuk organik. Dalam pengolahan pupuk organik tersebut, akan dikumpulkan menjadi satu dan dikelola bersama pada satu tempat pengolahan. Setiap bulannya, Peternakan mampu menyerap pupuk hampir 40 ton. Hasil pengolahan limbah tersebut digunakan oleh warga sebagai pupuk tanaman seperti sayuran sehingga sudah tidak lagi menggunakan pupuk kimia. Sedangkan untuk pembuangan air seni akan langsung dialirkan ke rumput-rumput.

Selain itu, untuk menjaga kesehatan sapi, peternakan Mulyo Abadi memberikan vitamin setiap satu kali dalam sebulan dan ramuan herbal dari kunyit, telur, kecap setiap tiga bulan sekali. Bagi sapi yang telah melahirkan juga diberikan obat cacing dan vitamin. Dalam pemberian vitamin tersebut juga berkonsultasi dan didampingi oleh dokter. Dalam meningkatkan kualitas susu diperlukan beberapa hal yaitu menjamin konsentrat harus bagus, menjamin minum yang diberikan bagus, dan memberikan nutrisi yang tercukup. Pemberian minum pada sapi perah minimal 60 liter/ekor. Pada pemberian minum pada sapi perah harus diawasi dengan baik dan tidak boleh kurang dari 60 liter karena akan mempengaruhi produksi susu.

Peternakan sapi Perah Mulyo Abadi juga membuat produksi dari hasil susu sapi perah diantaranya stick susu, pudding, es krim, kembang tahu, dan dorayaki. Pengelolaan produk tersebut dikelola oleh Kelompok Ibu-Ibu yang bernama Mulyo Abadi. Produk-produk tersebut diproduksi untuk keperluan acara-acar seperti bazaar dan perayaan ulang tahun bank. Produk-produk tersebut akan terus dikembangkan dan dipasarkan lebih luas menggunakan pemasaran digital untuk menjangkau pelanggan yang lebih besar. 

Lihat Selengkapnya
29 Juli 2023
SUMBER MATA AIR GANGGING

Sumber Mata Air Gangging merupakan salah satu potensi wisata yang terdapat di Dusun Gangging, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Sumber mata air gangging ini dikelola oleh Pak Sutrisno selaku relawan dalam pelestarian lingkungan. Mata air gangging ini merupakan mata air alami peninggalan zaman Belanda yang dibuat sejak tahun 1905. Saat ini, sumber mata air gangging telah bekerja sama dengan PDAM Magetan yang dimanfaatkan sebagai konsumsi masyarakat di wilayah Magetan. Kualitas air di air mata gangging sudah terjamin karena telah dilakukan uji laboratorium dan pemeliharaan oleh pihak PDAM Magetan.

Masyarakat sekitar juga membantu dalam pemeliharaan mata air gangging dengan menghilangkan tumbuhan liar yang ada di sekitar mata air dan menggantikannya dengan tumbuhan lawu. Mata air ini juga dihubungkan dengan beberapa desa yang ada di Magetan untuk dimanfaatkan airnya seperti Desa Sumber Sawit. Pada mata air gangging ini dapat dijadikan tempat pemandian dengan adanya pancuran pada kolamnya dengan air yang terus mengalir ke bawah. Selain itu, mata air gangging juga memiliki fasilitas wifi dan listrik. Dalam pengelolaannya, sumber mata air gangging berencana untuk melakukan perluasan pada dam yang akan dibuat kolam renang dan pembuatan flying fox ke arah bawah aliran mata air.

Lihat Selengkapnya